Benci kuakui tapi pagi tadi ada yang ku tunggu. Entah kenapa tapi sapaannya kemarin lusa membuat dada kembang kempis. Semalam sajakah?
Begitu saja pun sudah membekas.
Demi apa aku menunggumu? Duhai lawan debatku kini jadi yang kunanti?
Beber, 24 april 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar