Nindis

boleh bisa apasaja termasuk menulis, boleh tidak bisa apasaja kecuali menulis - Seno Gumira Ajidarma

Jumat, 24 April 2015

Hari ini

Benci kuakui tapi pagi tadi ada yang ku tunggu. Entah kenapa tapi sapaannya kemarin lusa membuat dada kembang kempis. Semalam sajakah?
Begitu saja pun sudah membekas.
Demi apa aku menunggumu? Duhai lawan debatku kini jadi yang kunanti?
Beber, 24 april 2015

Diposting oleh nindiarh di 21.22
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: semacam curhatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2024 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2023 (2)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2019 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2018 (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (14)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (5)
  • ▼  2015 (17)
    • ►  Desember (3)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ▼  April (6)
      • Hari ini
      • Caraku mencintamu.
      • Asal denganmu.
      • 21
      • Tanpa judul deh.
      • 8 April 2015
  • ►  2014 (3)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)

Mengenai Saya

nindiarh
Lihat profil lengkapku
Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.